Halo ibu-ibu yang berbahagia...
Kebahagiaannya pasti berkurang kan kalau anak susah makan??
Hadeeeh ini mah curhatan sejuta mommies deh.
     Yuk saling menguatkan!! Saling share tips supaya bisa jadi pilihan atau pencerahan bagi kita-kita, para ibu yang anaknya sedang melewati masa-masa susah makan.
Hari-hari ini saya sendiri sedang mengalami itu.
Nasha, anak bungsu saya, 16 bulan baru aja mulai mau makan lagi. Sebelum umur setahun lumayan mau makannya. Tapi belakangan agak susah.
Jadi kira-kira sebulan kemarin dia susaaaah banget makan. Kalau disodorin makan, dia hanya ambil lauknya. Sayurnya nggak mau, nasinya ogah makan.
Lain waktu disodori makan lagi, maunya disuapin pakai tangan, nggak mau pakai sendok.
Besoknya lagi pas makan, maunya disuapin kakaknya, nggak mau sama ibunya. Itupun hanya sesuap dua suap. Tetep alhamdulillah, ada yang masuk makanannya. Karena pernah juga benar-benar menolak dan hanya mau ASI aja. Stres nggak sih ibunya?!
Pernah lho dalam sehari saya sampai masak berkali-kali, demi mencari makanan apa yang dia mau. Demi ada asupan penting yang bisa masuk.
Kadang ya, udah begitupun dia tetep tutup mulut menolak makan.
Jadi hasil memasak berulangkali tadi kadang nganggur aja di meja. Sabaaar!! Hati harus seluas Samudera Hindia.
Memang sih waktu itu ada batuk pilek, sampai curhat ke dokter, dan beliau bilang "ditelateni. Nggak apa. Minum ASInya kuat kan? Ini berat badan masih bagus. Nggak turun." Heeem...baiklah. Sabar. Telaten. Noted.
Dan memang harus begitu sih: sabar dan telaten, semua ada masanya.

     Nah pada anak saya, yang saya lakukan selama dia GTM itu adalah:
*Mengganti nasi dengan sumber karbohidrat lain: kentang, jagung, pasta
*Menjadikan lauk dan sayur sebagai cemilan. Nyemil ayam goreng, ikan, telur rebus. Itu dia masih mau walau dikit-dikit.
*Lebih sering menawari dia makan, walau kadang ditolak. Nggak pa-pa. Sabar.
*Membuat camilan 4 bintang. Misalnya dadar nasi: telur, nasi, wortel, tahu. Campur. Bikin dadar.
*Membiarkan anak makan sendiri...tapi ini banyak gagalnya di saya. Anaknya malah asyik mengaduk-aduk makanannya. Lalu meremas, menaburkannya ke lantai. Fiuuh !! Jadi kalau mau anak makan sendiri musti bikin fingerfood, kalau saya.
* Memberi makanan selingan yang tinggi kalori. Kebetulan anak saya suka sama mangga dan alpukat. Pisang dulu suka, tapi sekarang menolak.
*Memberi jeda antara ASI dan jam makan, supaya anak merasa lapar.
*Yang tidak lupa dilakukan tentu saya berdoa, plus pas mau tidur dibisikin supaya pinter maemnya.

     
Cawan musi. Salah satu menu saat Nasha susah makan.

    Jangan lupa juga untuk mencari tau mengapa anak menolak makan.
Nasha waktu itu memang sedang batuk dan pilek. Lalu disusul tumbuh gigi. Dan dia juga sedang senang sekali jalan kemana-mana, meng-explore apa yang ada di sekitarnya. Sehingga memang cukup lama males makannya.
Tapi saya tetap punya target sih, gimana caranya berat badannya tetap naik sesuai KBM.  Dan di atas tadi beberapa hal yang sudah saya lakukan.
Masih bisa panjang sih kalau mau dilanjut..hehe
 Tapi gantian deh...share ya pengalaman mengatasi anak yang sedang susah makan!!
Supaya kita bisa saling berbagi dan menguatkan...demi menyiapkan generasi unggul penerus bangsa..eaaa!!
Semangat yaaa...ibu-ibu!!!